“Semua orang gila kecuali aku. Tapi apakah suatu kemalangan menjadi waras di dunia yang gila?”
Selama tiga puluh tahun, “Gangguan Suasana Hati” telah menghantui umat manusia – tetapi Chang Mo melihat apa yang tidak dapat dilihat orang lain: kista emosional tumbuh di dalam tubuh manusia seperti parasit. Ketika kista itu pecah, inangnya menjadi Monster Emosional – predator supernatural yang memakan emosi manusia, tak terlihat oleh mata normal.
Dalam ekosistem tersembunyi ini, emosi telah menjadi mata uang. Monster melahap perasaan – dan satu sama lain – untuk mendapatkan kekuasaan. Rumah sakit jiwa telah menjadi zona penahanan. Faksi-faksi misterius melancarkan perang bayangan. Dan sementara orang-orang rasional masih ada, Chang Mo berbeda.
Dia tidak hanya tetap rasional – dia menampung Rasionalitas itu sendiri sebagai Monster Emosionalnya. Dipandu oleh entitas hantu dengan monsternya sendiri, dia terjebak di antara dua dunia: orang-orang waras yang tidak dapat melihat kebenaran, dan orang-orang yang terinfeksi yang ingin memakannya.
Ketika logika itu sendiri menjadi monstermu, apa jadinya dirimu?








Comment