Kisah ini bermula seperti cerita pada umumnya: diawali dengan kematian tragis dan kebangkitan kembali di dunia baru. Setelah tertabrak truk, Kang Yerin terbangun sebagai Ashleigh Lute, putri kedua dari sebuah keluarga bangsawan. Tanpa beban sebagai anak sulung ataupun tuntutan mencari nafkah, “Ashleigh” berharap bisa menjalani hidup yang bebas dari kekhawatiran. Namun, kehidupan mewah di kalangan bangsawan yang ia bayangkan justru berubah menjadi rentetan masalah yang mengancam nyawa.
Hidupnya ditarik ke berbagai arah; ia dipaksa menjalankan misi untuk mengalahkan Raja Iblis, harus merahasiakan misi kepahlawanan tersebut, dan terpaksa kembali bersekolah di akademi yang telah ia tinggalkan bertahun-tahun lalu—membuatnya tampak seperti “fosil” jika dibandingkan dengan teman-teman seangkatannya. Meski begitu, apa pun lebih baik daripada harus tinggal bersama kakak perempuannya yang berdarah dingin—sosok yang secara terang-terangan diketahui telah membunuh saudara laki-lakinya sendiri dan mungkin juga orang tua mereka. Setidaknya, itulah anggapan Ashleigh, sampai ia menyadari bahwa kedua pangeran di akademi itu sedang memperebutkan kesetiaannya demi ambisi mereka meraih takhta.
Terjebak di bawah kendali kakak perempuannya yang kejam dan terhimpit di tengah persaingan saudara demi mahkota, Ashleigh seolah tak pernah bisa bernapas lega. Di tengah ironi yang tak terduga, seberapa keras usaha yang harus dilakukan Ashleigh Lute demi mendapatkan kehidupan santai yang selama ini ia idamkan?








Comment